Aku ingin naik kereta bersamamu.
Menikmati setiap derai hujan di balik jendela.
Mendengarkan lagu yang sama.
Bersandar di pundakmu saat kantuk mendera.
Tertidur sambil berpegangan tangan.
Terbangun karena bau mie instan yg harum.
Menghirup secangkir kopi panas.
Saling bercerita tentang tetes embun di padi menguning.
Menertawakan remah-remah roti di ujung bibirmu.
Mengagumi semua lelucon konyolmu.
Menyukai caramu mengangguku membaca buku.
Dan Mencintaimu.
Sampai kereta berhenti melaju.
Sampai deru hidup berhenti berpacu.
(Kantor, 17/10/17)
Rabu, 14 Februari 2018
Langganan:
Postingan (Atom)
Pilah-pilih Nama Adek
Apalah arti sebuah nama. "SANGAT BERARTI LAH!" sahutku dan Bapak G. Dari dulu, aku mau nama anak pertamaku Langit. Tapi Bapak G ...
-
Sayang, apakah hari ini langitmu berlayang-layang? hari ini langitku muram, berkabut polusi. Sayang, apakah meja kerjamu hari ini b...
-
Selalu ada yang pertama kali dalam segala hal. Begitu juga menjadi seorang ibu hamil. Mamakku punya lima orang anak. Mungkin saat hamil dan...
-
Sebenarnya aku dan Bapak G cukup santuy dalam pemilihan obgyn. Syarat dokter kandungan dari Bapak G cuma kalau bisa ya beliau perempuan. Eng...