Minggu, 29 September 2019

Pulang


Di suatu hari di awal Agustus kamu pulang
dengan setangkup kerinduan dan harapan
mendapat pelukan
dan kehangatan
ibu dan keluarga tersayang.

Di pagi hari kamu terbang
supaya bisa tidur siang
di kasur dipan
yang walau lapuk dimakan zaman
dia tetap pernah menimang

Di tempat ini aku menunggu si pulang
bahagia krn tau akan menggenggam
tangan
dan
angan
yang belum pernah kutemui berbulan-bulan

Selamat pulang, sayang.


(Jkt, 03.08.19)



Susu dan Kamu


Seperti meminum susu panas di akhir hari yg melelahkan.
Sehangat itulah dirimu.

(Jakarta - Bali, 28 Juli 2019)

Apa Kabar, Sayang?


Sayang,
apakah hari ini langitmu berlayang-layang?
hari ini langitku muram, berkabut polusi.

Sayang, apakah meja kerjamu hari ini berkopi?
hari ini meja kerjaku bertumpuk pekerjaan.

Sayang, apakah hari ini hatimu aman?
hari ini hatiku rindu.

(05.09.18)



Pulang kepada Gilang


Kesal


Seorang pemuda bertato berotot menadahkan tangan meminta dua ribu atas jasa menunggui motor di minimarket.
Sementara di tempat lain, seorang renta menarik gerobaknya di tengah terik demi beberapa pundi perak.
Aku kesal.

(Sora - Jkt 29 Juni 2019)

Purnama Kedua


Jalanan macet,
perutku sakit,
bulan kuning di atasku.

Entah sudah berapa kilometer kulalui,
tapi aku ingat betul,
dua kali dismenore kurasakan,
dua macam kuning bulan menemaniku.

Kuning pucat, dan
kuning sedikit tertutup awan hitam.

Kita belum juga bertemu,
aku berharap bulan depan bisa menyentuhmu,
ditemani kuning terang bulan.

KSR, 16.07.2019


Pulang Kerja Hari Sabtu

Matahari sore.
Hangat.
Tapi macet jalanan penuh kehangatan menjelang malam minggu.
Terkantuk- kantuk.
Terkaget karena menerobos jalan rusak. Bolong-bolong.
Kembali menahan kantuk dan rindu kasur kosan.

-sora, 4 Mei 2019-

Wangi Hujan Pertama

Wangi Hujan Pertama


Suatu hari nanti,
aku ingin menghirup hujan pertama,
bersamamu.

Menari di tengah hujan,
hujan di Bulan Juni,
hujan saat Natal,
dan hujan awal tahun.

Entah hujan, entah terik,
aku mau melakukan perjalanan terjauh,
bersamamu.
Sejauh Sang Hidup menghendaki.


(Jakarta, 13 Sept 2019, pagi setelah semalam hujan di Bali)

Pilah-pilih Nama Adek

  Apalah arti sebuah nama. "SANGAT BERARTI LAH!" sahutku dan Bapak G. Dari dulu, aku mau nama anak pertamaku Langit. Tapi Bapak G ...